Solusi Mengatasi Inflasi Tahun 2013

Seperti dilansir VIVAnews, BI memperkirakan inflasi IHK (indeks harga konsumen) untuk tahun 2013 ini mencapai 9,8 persen.

Secara sederhana bisa diartikan : dalam 1 tahun, daya beli Anda diam-diam sudah tergerus oleh angka inflasi sebesar 9,8 persen (ini adalah angka yang cukup besar).

Disisi lain, dollar yang sudah bergerak di kisaran angka 11 ribu, pasti akan memberi dampak pada kenaikan harga barang-barang, mulai dari harga kendaraan, gadget, mie instant sampai tempe goreng. (Makanan seperti mie instant dan tempe yang merupakan makanan rakyat ternyata 99 persen bahan bakunya di import).

Efek berikutnya sudah bisa dipastikan, daya beli kita semakin menurun.

Dari sisi karyawan, angka inflasi yang melonjak hingga 9,8 persen membuat tantangan finansial yang semakin sulit bagi mereka.
Pada akhirnya, inflasi akan merampok uang kita secara diam-diam.

Ilustrasinya : Jika penghasilan Anda dalam 1 tahun, misalkan Rp 100 juta, maka angka inflasi 9,8 persen sama dengan Rp 9,8 juta.
Rp 9,8 juta adalah jumlah yang tidak sedikit, inilah secara riil daya beli Anda yang mendadak hilang karena inflasi.

Nilai rupiah terhadap dollar juga jatuh di kisaran 15 persen sepanjang bulan januari hingga september ini.
Dengan kata lain, nilai gaji Anda sebenarnya sudah turun 15 persen jika diukur dari dollar.

(Bisa dibayangkan seorang karyawan yang bekerja banting tulang pergi pagi pulang petang ternyata secara riil gajinya malah semakin kecil nilainya gara-gara inflasi dan melambungnya dollar).

Jadi, apa yang harus kita lakukan untuk melawan serangan inflasi ini? apakah dengan menabung?
Ternyata menabung saja tidak cukup. Menabung uang di bank (dalam bentuk tabungan maupun deposito) merupakan pilihan yang keliru, sebab untuk jangka panjang, nilai tabungan Anda justru makin kecil.

Penyebabnya adalah angka inflasi yang 9,8 persen lebih tinggi dibandingkan dengan bunga tabungan/deposito yang diberikan bank,
yang rata-rata hanya 7 persen per tahun. “Robert Kiyosaki pernah mengatakan bahwa menabung adalah salah satu bentuk investasi terbodoh”.

Lalu bagaimana solusinya agar uang simpanan Anda bekerja lebih produktif dan bisa menghasilkan return yang jauh lebih tinggi dibanding serangan inflasi.

Jawabannya adalah dengan berinvestasi. Investasi seperti apakah yang bisa dijadikan pilihan?
Berikut ada beberapa alternatif :
1) investasi untuk pembelian instrumen reksadana
2) investasi untuk pembelian properti atau
3) investasi untuk modal usaha yang berpotensi profit secara maksimal (baik yang dikelola sendiri atau yang melalui partnership).

Saya pribadi lebih tertarik pada opsi yang ketiga, yaitu untuk modal usaha yang potensial menghasilkan profit besar.

“Raja investasi dunia, Warren Buffet pernah mengatakan bahwa investasi terbaik dengan ROI tertinggi adalah investasi pada diri anda”
Jadi bukan hanya sekedar mengeluarkan modal untuk berbisnis, tapi bagaimana kita juga bisa berinvestasi “leher keatas” (mengutip istilah Tung Desem Waringin), maksudnya adalah bagaimana anda bisa berinvestasi pada otak anda, fokusnya bukan sekedar profit, tapi bagaimana anda meningkatkan skill dan pengetahuan.
Dengan semakin meningkatnya skill dan pengetahuan anda dalam sebuah bisnis maka semakin besar pula profit anda.

Sekaranglah saatnya kita tidak lagi bekerja untuk mengejar-ngejar uang. Karena ketika uang berhasil ditangkap, ternyata nilainya mendadak anjlok karena laju inflasi yang sangat cepat.
Saatnya kita berusaha agar uanglah yang bekerja keras untuk kita. Investasikan uang anda dengan bijak dan bersiaplah, karena selanjutnya uang yang akan mengejar-ngejar anda.

NB : Investasi Leher Keatas Sambil Menghasilkan Dollar >> Sekolah Toko Online (eCommerce) Trend Terbaru

Referensi : strategimanajemen.net – bisnis.news.viva.co.id

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s