Profil Marissa Mayer, CEO Yahoo Yang Pernah Membesarkan Google

Profil Marissa MayerMarissa Ann Mayer dilahirkan pada tanggal 30 Mei 1975 di Wausau, Wisconsin.
Karier cemerlangnya dimulai di Google, perusahaan raksasa yang ikut dibangunnya selama lebih dari satu dekade.

Mungkin tak banyak yang menyangka bahwa kiprah Mayer awalnya datang dari sebuah ketidaksengajaan.

Sebagaimana dikutip Business Insider dari buku Biografi Mayer yang ditulis oleh Nicholas Carlson, begitu lulus kuliah dan mendapat gelar master ilmu komputer dari Universitas Standford pada 1999, Mayer kebanjiran tawaran pekerjaan.

Sedang pusing-pusingnya memikirkan tawaran mana yang akan dipilih, masuklah e-mail dari Google yang juga berisi tawaran pekerjaan.
Tak mau dibikin tambah pusing, Mayer memutuskan menghapus email tersebut.

Namun, dia kemudian salah tekan. Alih-alih memencet tombol “delete”, justru tombol “spacebar” yang tertekan sehingga email pun terbuka.

Mayer lalu membaca email dari Google dan teringat akan Eric Roberts, salah satu dosen di kampusnya yang dulu pernah diterangkan soal mesin rekomendasi buatan Mayer.

Roberts menyarankan Mayer untuk bertemu dua orang mahasiswa PhD yang sedang mengerjakan proyek serupa.
Nama mereka, Sergey Brin dan Larry Page.

Mayer pun langsung menyadari bahwa dua mahasiswa yang pernah didengarnya dari Roberts itu tak lain adalah duet pendiri Google,
perusahaan rintisan kecil yang mengirimkan tawaran kerja kepadanya ketika itu.

Dia lalu memutuskan bergabung, menjadi pegawai Google yang ke-20, sekaligus karyawan perempuan pertama di perusahaan tersebut.

Karier Mayer semakin menanjak seiring berkembangnya Google yang kini tumbuh menjadi raksasa internet dunia.
Bahkan namanya masuk dalam daftar tahunan majalah Fortune tentang 50 Wanita Paling Berpengaruh dalam Bisnis, yaitu pada tahun 2008, 2009, 2010 dan 2011. Dia menempati peringkat, masing-masing 50, 44, 42 dan 38.

Selama di Google, Mayer memegang peran kunci di Google Search, Google Images, Google News, Google Maps, Google Books,
Google Product Search, Google Toolbar, iGoogle dan Gmail.

Tiga belas tahun berlalu. Pada 16 Juli 2012, ketika usianya 37 tahun, Mayer pindah ke Yahoo untuk memimpin perusahaan tersebut.
Yahoo dikabarkan harus membayar uang kompensasi senilai 70 juta dollar AS atau sekitar Rp 660 miliar demi mendapatkan Marissa Mayer.

Marissa Mayer bisa dikatakan saksi hidup perjalanan Google. Ia bergabung dengan perusahaan itu sejak masih berupa perusahaan start-up, belum menjadi raksasa internet seperti sekarang. Jabatan terakhirnya di Google adalah Wakil Presiden layanan Lokal, Maps, dan Lokasi.

Sekalipun sudah memimpin Yahoo, ada peninggalannya di Google yang masih membekas hingga sekarang.
Salah satunya adalah nuansa minimalis yang diusung mesin pencari Google. Beda dengan mesin pencari lain yang tampilannya “padat”,
Google bernuansa minimalis, ruang putih yang cukup luas dengan warna biru cerah, merah, warna kuning dan hijau.

Referensi : Kompas.com

Advertisements

2 thoughts on “Profil Marissa Mayer, CEO Yahoo Yang Pernah Membesarkan Google

  1. Pingback: Bisnis Toko Online Global | Cara Dapat Uang Dari Internet | Yahoo : 30 Hari Mencari Logo

  2. Pingback: Bisnis Toko Online Global | Cara Dapat Uang Dari Internet | Marissa Mayer Bawa Yahoo Capai 800 Juta Pengguna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s