Berapa Yang Dihabiskan Orang Indonesia Untuk Belanja Online?

Tahun 2013, Rakuten, yang merupakan marketplace e-commerce terbesar ketiga di dunia dan pemilik pasar belanja online lokal
Rakuten Belanja Online, mengumumkan hasil penelitian Index E-Commerce, sebuah survei global independen mengenai trend belanja online.

Survei Index E-commerce mengungkapkan bahwa ketertarikan konsumen dalam belanja sosial meningkat di seluruh dunia, dan hampir separuh konsumen (45%) konsumen secara aktif merekomendasikan produk di media sosial.

Yang luar biasa adalah dari survei global yang dilakukan Rakuten itu menyebutkan bahwa pengguna e-commerce di Indonesia
mendominasi dengan persentase 78% dalam hal perilaku belanja online yang memanfaatkan rekomendasi di jejaring sosial.

Angka itu merupakan persentase tertinggi dalam survei. Bandingkan dengan Malaysia (67%), Thailand (65%) ataupun USA (39%).

Rata-rata nilai belanja per orang untuk 2012 (dari seluruh negara yang disurvei) adalah US$725 (IDR 7.032.000).
Namun ada perbedaan yang cukup besar antar negara.

Seperti Inggris yang berada di urutan teratas dimana memiliki rata-rata belanja online US$1.700 (IDR 16.490.000), sedangkan orang Indonesia hanya menghabiskan rata-rata US$239 (IDR 2.318.000) per orang pada tahun 2012.

Untuk Rakuten Belanja Online sendiri mengalami pertumbuhan trafik dua setengah kali lipat melalui jejaring sosial selama 12 tahun terakhir.
“Ini merupakan terobosan penelitian. Platform sosial sedang bersiap untuk tumbuh pada tahun-tahun mendatang,” tutur
Presiden Direktur dan CEO PT Rakuten-MNC Ryota Inaba

Bagaimana dengan Jeunesse Global?

Jeunesse sudah melihat bagaimana sosial media sangat berpengaruh dalam memberikan rekomendasi kepada seseorang untuk melakukan belanja online.

Terbukti dengan adanya platform JWorld dimana Jeunesse adalah perusahaan direct selling pertama dan satu-satunya di dunia yang bekerja sama resmi dengan Facebook.

Video Preview JWorld Jeunesse Global

Dengan rata-rata belanja online 2,3 juta per orang (tahun 2012), dimana sangat mungkin saat ini sudah terjadi peningkatan, maka bisa disimpulkan bisnis jeunesse sebenarnya bisa dimulai oleh siapa saja.

Dengan belanja online produk anti aging revolusioner senilai 2,3 juta + website toko online (eCommerce) canggih senilai 300 ribu, sehingga totalnya 2,6 juta, anda sudah bisa memulai bisnis Jeunesse yang berskala global.

Dengan konsep bisnis siap pakai seperti franchise, Jeunesse sangat berpotensi menghasilkan royalti/passive income milyaran seiring dengan banyaknya cabang toko online jeunesse yang dibuka dan network yang dibangun.

Source : techno.okezone.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s